
Banggai.RedMOL.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Kamis (29/10/2026). Bantuan menyasar tenaga pengangkut sampah, pedagang pasar, serta keluarga Warga Binaan kurang mampu.
Ada yang berbeda dalam penyaluran kali ini. Paket sembako tidak hanya berisi kebutuhan pokok, tetapi juga sayuran pakcoy hasil budidaya Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
Keterlibatan hasil pertanian tersebut menunjukkan bahwa pembinaan di dalam lapas dapat menghasilkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Keterampilan yang dipelajari Warga Binaan tidak berhenti pada proses produksi, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan sosial.

Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus upaya memperlihatkan manfaat nyata program pembinaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Kami juga ingin menunjukkan bahwa hasil pembinaan di dalam lapas dapat memberikan manfaat nyata bagi orang lain,” ujar Bahrun.
Ia menegaskan, pembinaan kemandirian diharapkan menjadi bekal bagi Warga Binaan agar mampu menjalani kehidupan yang lebih produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.
Salah seorang penerima bantuan, Aripudin, perwakilan tenaga pengangkut sampah, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan jajaran Lapas Luwuk.

Menurutnya, bantuan tersebut membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Ia juga mengapresiasi sayuran pakcoy yang merupakan hasil kerja Warga Binaan.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkap Aripudin.
Kebanggaan serupa dirasakan salah seorang Warga Binaan berinisial P yang terlibat dalam budidaya pakcoy. Ia mengaku senang karena hasil kerja yang selama ini dilakukan dapat membantu orang lain.
Pengalaman tersebut, katanya, menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan selama menjalani pembinaan.
Lapas Kelas IIB Luwuk menyatakan akan terus mengembangkan program pembinaan yang mendorong kemandirian sekaligus kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, hasil pembinaan diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan Warga Binaan, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
Sumber: Lapas Kelas IIB Luwuk.
